MATERI DASAR TAUHID

MATERI DASAR TAUHID

Assalamualaikum wr wb. Selamat datang di blog saya yang sederhana ini. Alhamdulillah materi hari ini adalah DASAR TAUHID Langsung aja ni ...
Comment 17.58.00

Assalamualaikum wr wb.
Selamat datang di blog saya yang sederhana ini.
Alhamdulillah materi hari ini adalah DASAR TAUHID

Langsung aja ni kita simak ya.....

Bismillahi rahmani rahim....
🔸Pokok dari ajaran Tauhid adalah mengesakan Allah, yaitu meyakini bahwa Allah Tuhan yang satu, tidak ada Tuhan selain Allah. Di dalam ilmu tauhid juga ada pembahasan tentang Rasul dan hari akhir. Mempelajari Ilmu Tauhid hukumnya fardhu 'ain - artinya WAJIB bagi SETIAP muslim.

🔸 Ilmu mentauhidkan Allah dibagi menjadi tiga, yaitu:

1⃣ *Pertama*

Yakni mentauhidkan Allah dalam dimensi *Uluhiyyah* -  artinya yang diibadahi atau yang disembah, dan pengertian selanjutnya berarti yang ditaati.

*Tauhid Uluhiyyah*

Mengandung pengertian mengesakan Allah bahwa Allah adalah satu-satunya yang berhak untuk disembah dan juga ditaati.

Yang disebut menyembah dan beribadah adalah sebagai bentuk tunduk dan patuh kepada Allah. Seluruh ibadah harus ditujukan kepada Allah. Misalnya ketika datang ke Masjid (ingin menunaikan sholat), dimaksudkan untuk memenuhi panggilan-Nya.

*Yang disebut ikhlas kepada Allah bukanlah semata-mata ibadah yang dikhususkan kepada Allah tanpa niat lainnya.*

Adapun ketika kita berniat ganda seperti: berniat 'mudah-mudahan dengan mengerjakan sholat ini keluarga diberkahi rizqinya' merupakan di antara niat baik yang menginduk kepada keikhlasan kepada Allah. Hal ini insyaaAllah dibolehkan.

Tetapi jika niatnya ditujukan kepada selain Allah dan tidak baik di sisi Allah maka hancurlah ibadahnya itu.

Misalnya ke Masjid agar dipandang mulia dalam pandangan manusia, melaksanakan ibadah haji/umroh untuk menaikkan status sosialnya, dan lain-lain.

2⃣ *Kedua*

Mentauhidkan Allah dalam dimensi *Rububiyyah*.

Yakni mengakui dan meyakini bahwa Allah satu-satunya Yang Maha mencipta, Yang mengurusi, dan Yang memelihara. Tidak hanya bumi dan langit, meja, kursi, mobil, semuanya diciptakan Allah (secara hakikat). Secara majazi yang menciptakan meja, kursi, mobil adalah manusia. Disebut majazi, karena apabila dicabut ruh, tenaga atau ilmunya tidak akan mampu membuatnya. Manusia bisa mencipta atau memelihara tapi bersifat majaziyyah.

Dalam Al-Qur'an disebutkan peran beberapa malaikat yang hebat sehingga Allah bersumpah dengannya.
_Demi yang mencabut dengan keras. Dan yang mencabut dengan lemah-lembut. Dan yang turun dari langit dengan cepat. Dan yang mendahului dengan kencang. Dan yang mengatur urusan._

(QS. An-Nazi’at: 1-5)

Malaikat yang mencabut nyawa dan pengatur bersifat majazi pula.

3⃣ *Ketiga*

Mentauhidkan Allah *melalui Sifat-sifat-Nya*.

*Misalnya:*

🔸 Ar-Rahman الرَّحْمٰن (Maha Pengasih) Allah bersifat mutlak, memiliki kekuasaan yang penuh, tidak terbatas. Manusia memiliki sifat pengasih pula, tetapi muqayyad (terbatas). Dalam keadaan bangkrut manusia tidak bisa mengasihi.

🔸 Ar-Rahim الرَّحِيْم (Maha Penyayang) Allah bersifat mutlak. Manusia menyayangi bersifat terbatas, pada waktu dan kondisi tertentu.

🔸 Allah اَلْغَفُوْرُ Al-Ghofur (Maha Pengampun). Ada seorang yang sejak baligh hingga usia 62 tahun melakukan dosa dan kedzaliman, kemudian dalam satu tahun berikutnya ia bertaubat dan mengisi sisa umurnya dengan kebaikan dan ibadah. Maka turunlah ampunan Allah itu, menghapus keburukan umur di tahun-tahun sebelumnya. Ampunan Allah itu tidak terbatas, tetapi manusia memiliki keterbatasan dalam mengampuni seseorang.

🔸 Al-Qohhar  اَلْقَهَّارُ (Sang Pemaksa), memaksanya tanpa batas (mutlak). Jika sudah datang sifat Al-Qohhar, jagad raya pun hancur. Manusia terbatas dalam memaksa. Sedangkan pemaksaan Allah, jika Dia sudah berkehendak memaksa suatu makhluk-Nya maka tidak ada yang bisa membatasi.

Demikian pula sifat Allah yang diberikan kepada Rasul berupa رَؤُوْفٌ رَّحِيْمٌ Ro-uuf dan Rohiim (belas kasih dan penyayang). Sifat Ro-uuf dan Rohiim yang ada pada diri Nabi sebagai makhluk adalah muqoyyad (terbatas) tapi Allah tak terbatas dalam sifat tersebut.

‎  وَ اللّٰهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَّابِ

Sumber : Mqm Ikhwan

MATERI DASAR TAUHIDBlog-nya-newbie.blogspot.com8.8stars based on9reviewsAssalamualaikum wr wb. Selamat datang di blog saya yang sederhana ini. Alhamdulillah materi hari ini adalah DASAR TAUHID Langsung aja ni ...

Nhận Xét

Tidak ada komentar:

Posting Komentar